Mekar kembang mawar dan lili
Ganti diri jauh tersangat
Rindu puan tidak terperi
Tiap saat luka tersayat.


"How we spend our days is, of course, how we spend our lives." – Annie Dillard
Mekar kembang mawar dan lili
Ganti diri jauh tersangat
Rindu puan tidak terperi
Tiap saat luka tersayat.

Hari hari bergulir lalu
Sunyi hati menghuruhara
Hamba sini setia menunggu
Saat puan pulang ke riba.
Palu gendang bertali pantas
Alun degup berderap kencang
Hati girang meletus deras
Rindu hati bukan kepalang
Jasad jauh beribu batu
Namun pisah hanya sejenak
Dua hati terjalin satu
Takkan lerai walau terjarak
Terbang tinggi sayap garuda
Depa besi membelah awan
Kanda datang bertemu dinda
Kasih tulus mengubat rawan
I would stare into Her boba eyes: wide with love And sheer amazement.
Dibawah pohon itu, bersemadi yang paling tersayang.
Birat-birat itu adalah
Biru lebam yang belum padam
Seakan cakaran yang cukup dalam
Pada tubuh dan jiwamu
Takkan kau lupakan
Meskipun bertahun lamanya
Meskipun dia sudah lama mati
Dendam marah itu masih sebati
Marak kesumat
Merah meligat
Api kecewa seorang anak yang terbangsat.
Setiap malam kau harus bergelut dengan suara bisik desisan yang mengumpan gundah dan amarah: kau tak layak kau tak mampu siapa engkau apa hak kau Dan setiap malam kau tak mampu terlelap mata parau memandang ke siling bilik yang mengejek mencebik: kau pasti gagal kau anak tersial kenapa engkau mengapa kau Setiap malam kalaulah mampu ingin aku pinjamkan selaut kasih dari hati tulus ini agar menjadi perisai yang melindungimu dari bisik cebik itu dan menyelimutimu agar lena dibuai kasihsayang selamat dalam teduhan tenang.
Secangkir kopi semanis puan
Buat pembuka hari terindah
Syukur hati bertindan-tindan
Kasih adinda perawat gundah.
Seven letters in honeycomb formation; we solve for words with joy.
I will always remember that evening, humid, balmy you were dressed in white crowned by fiery stars like the most graceful swan that swims serenely in a lake of her own joy. Meanwhile, I am just a speck of sand here amongst these people who love you. And as the crowd rises to its feet in celebration I shove my hands in my pockets and look away for just a brief moment lost in the neverness of us.