Kau tak perlu harus selalu sempurna
Ada harinya kau akan merasa terkalah
Merana dalam perasaan marah dan kecewa
Atau murung dalam gelora sedih dan gelisah
Itu semuanya adat kehidupan insani
Kau cuma harus terima takdir seadanya
Bahwa Dia menyaksikan dan menutur kehidupan
Akurlah bahwa kau cuma manusia biasa
Dan akan terus gagal dan gagal dan kemudian bangkit melawan
Itu fitrahmu yang harus kau insafi
Seawalnya kau menerima hakikat ini
Mengawalkan ketenangan jiwa yang kau cari.
#887 Tentang Ramadan dan Pengatasan Diri
Di ambang Ramadan ini
Bertekadlah untuk menjadi lebih baik
Untuk merintis jalan sepi
Lantas meniup seruling gemersik
Yang memanggil pada jiwa yang lebih utuh
Yang menyeru pada hati yang terluruh:
Kau mampu mengatasi diri sendiri
Merajai nafsu kehendak yang penuh iri hati.
#874 On A Yellow Banana
Yellow banana
Brown dots flecked across the skin
Hanging like a boon.
#868 Tentang Silih Ganti Roda Kehidupan
Dalam gelak bersulam tangis
Dalam sendu sinar tersimpan
Dalam babak hidup yang tragis
Tetap ada cahya harapan.
#867 On Counting Down Their Short Lives
Drops of rain clinging
Outside glass walls, counting down
Their final seconds.
#864 On Playing Your Own Game of the Impossible
Are you ready to
Stop playing their game, and start
Your own Game of Life?
#863 On Winning Fortune’s Favour
Persistence is the unsaid code
With which to break the doors of Fate
When History 'noints you with the load
Charge down, you shall, down Hell's black gate
Unswerving must you be, to win
Fortuna's grace amidst the din.
#861 Tentang Sang Subahat
Dia adalah anasir beracun
Yang hanya layak untuk kau elak
Dalam setiap saf yang berhimpun
Akan ada Dia yang berbisik jelak:
Apa guna berfikir panjang?
Nikmati saja dunia dan seisinya!
Berbuaslah di setiap ranjang
Persetankan apa kata mereka!
Justeru perlakuan Sang Seteru
Jadi subahat bagi setiap jenayahmu.
#856 Tentang Usia Yang Menjangkau Empat Puluh Tujuh
Empat puluh tujuh!
Derap masa terlalu pantas
Gravitinya terlalu ampuh
Jiwa penat lelah terkandas
Kejam sungguh putaran waktu
Bengis tiada mengira siapa
Hati jadi bungkam terbeku
Terpukaunya menatap dunia
Hamba pasrah mengira usia
Serah pada Tuhan Yang Esa.
#853 On The Fog of Time
The fog of Time masks
Our futures from our poor selves
We know not what waits.
