Pinjamkan waktu dan keringatmu
Buat sehela masa setahun atau sedasawarsa
Agar kita dapat membina sesuatu
Yang lebih besar dari kau dan aku dan kita
Yang sebenarnya hayat kita ini
Hanya sekelip datang dan sejenak tiba
Dan meski kita berganding bahu dan tangan kini
Esok belum tentu masih ada untuk kita
Maka dalam kehangatan masa yang ada
Aku hargai engkau yang memilih berada di sini
Sepermainan kita ini aku hargai kejulangannya
Sedang engkau dan aku masih mencium lencana ini
Esok entah apa adanya
Hari ini kita sanjung seakrabnya.
#836 Tentang Luruhan Hati
Separuh nyawa
Merindu damba
Separuh masa
Merisau seksa
Separuh jiwa
Terparut luka
Separuh dunia
Bergelap duka
Seluruh wajah
Meluruh tangis
Merapuh patah
Terluluh gilis.
#835 On Being Marooned in the Overwhelm
Here I am
Marooned in the overwhelm
Gasping grasping for sweet sweet air?
What am I
Between the earth and sky
Mere flesh and skin and unkempt hair?
Where am I
Lost in the labyrinth of the eternal Lie
Am I doomed to bask in dark Despair?
Who am I
When the shroud of Death is nigh
What have I made from all these years
What do I have to show for, after all these tears
When I plant my feet on that final Stair?
#834 On Leadership as a Means of Upholding and Uplifting Human Dignity
Heap praise in public
And reprimand in private:
Preserve dignity!
#833 Tentang Sari Rindu
Malam bulan rindu bersari
Bagai pungguk hamba mendamba
Separuhnya nyawa kuberi
Demi cinta kasih selama.
#832 On the Radiant Tribune
The People's vote have rung a wake-up knell
A dynasty o'erturned with their consent
And now above the rich men's citadel
So proudly flies the red flag of Dissent
A radiant tribune to avenge the poor
Now Capital must heed the People's roar.
#831 Tentang Naungan Awan
Pada wajah tenangnya pagi
Tercoretlah awanan larat
Segar mesra menyapa kami
Naung agung seluruh tempat.

#830 On Corporate Meetings
Highly paid men stand
Around a table to play
Abstruse language games.
#829 Tentang Lelahan Jiwa
Basah keringat menderu laju
Bergenang pada likuan wajah
Lelahan jiwa membungkam aku
Kaku dan kelu tertunduk pasrah.
#828 On This Bronze Bastet
Eyes, paws raised up high,
A prayer for Benevolence:
Bastet cast in bronze.

