#862 Tentang Apologia Yang Telah Basi

Apologia itu telah lama basi
Lalu hanyut dengan hujan semalam
Dan engkau tak perlu bertopeng lagi
Harapan kami telah lama terpadam

Yang dahulunya menggunung tinggi
Kini terkabur berbalam-balam
Dan engkau pula terasing sepi
Tinggallah kami menaruh dendam

Begini jadi pengakhirannya
Janji semalam rupanya tuba.

#861 Tentang Sang Subahat

Dia adalah anasir beracun
Yang hanya layak untuk kau elak
Dalam setiap saf yang berhimpun
Akan ada Dia yang berbisik jelak:

Apa guna berfikir panjang?
Nikmati saja dunia dan seisinya!
Berbuaslah di setiap ranjang
Persetankan apa kata mereka!

Justeru perlakuan Sang Seteru
Jadi subahat bagi setiap jenayahmu.

#860 Tentang Nada Keras

Nada-nada keras
Melantun pada dinding kaca
Merusuh bagai panahan pedas
Menusuk pada hati dan jiwa

Kenapa langgam yang terangkuh?
Betapa takabbur meninggi!
Salah lahir atau salah asuh?
Maka harus membutababi?

Jernihkan jiwamu, kawan
Jangan sampai kau dikesampingkan!