Empat puluh tujuh!
Derap masa terlalu pantas
Gravitinya terlalu ampuh
Jiwa penat lelah terkandas
Kejam sungguh putaran waktu
Bengis tiada mengira siapa
Hati jadi bungkam terbeku
Terpukaunya menatap dunia
Hamba pasrah mengira usia
Serah pada Tuhan Yang Esa.
