Dalam kekebilan malam
Hati dirasuk rasa suram
Mengenangkan simpang jalan yang bakal kita tempuhi
Perpisahan, walaupun seketika: bagiku terlalu ngeri
Untuk difikirkan...
Lalu semuanya ku pendam
Ah, sayang!
Melangitnya cintaku pada adinda
Membuatkan aku pasrah pada pancaroba
Impianmu melontar jauh ke Alemania
Aku pula mengejar cita membina Negara
Kita saling mencintai: hebat dan terpaling
Namun harus juga menobatkan mimpi masing-masing
Maka kita memilih jalan ini
Biar terlalu asing bagi mata yang iri:
Persetankan mereka!
Kita menutur jalan yang kurang lurus
Demi cinta kita yang ikhlas dan tulus.