Di hujung hari-hari kita nanti
Pada sebalik seberkas kenangan
Mengejar kilasan kilau pelaburan
Menyantuni remehtemeh sang usahawan
Meniti baris-baris pelaporan dan keputusan
Melayan kerenah bos dan rakan sejawatan
Yang terkesan di sanubari adalah ini:
Kemesraan di meja persidangan
Bergurausenda dengan bersulam senyuman
Lambakan pisang goreng di pantry
Mengunyah kuih yang berkepuk kalori
Berkongsi gambar tempat makan
Bergiliran menyumbang santapan Ramadan
Menyelinap keluar berJJCM
Bertarung FPL selagak Slot dan Amorim
Berdagang gosip politik dan korporat
Menitip bingkisan biskut dan coklat
Menyaksikan rakan sekerja di jinjang pelamin
Meneguk kopi berdiskaun di Luckin
Jamuan farewell yang seolah tiada henti
Kata-kata persahabatan yang penuh erti
Terima kasih, Ekuinas
Jasa kalian tiada terbalas.
#676 Tentang Tuntunan Tuhan
Bukan jalan indah berwangi
Bukan taman menguntum salam
Tapi jalan bertatah duri
Tapi taman bersanggul tikam
Namun aku harus berharung
Harus gigih melawan uji
Agar bangsa bertuai untung
Agar diri meraih jati
Jangan gusar, janganlah rawan
Yakin pada tuntunan Tuhan.
#665 Tentang Pemberontakan Sang Pengemis
Patahkan saja tulang-tulang kami
Biar riuk biar berlekuk
Injak-injakkan tubuh lumat kami
Hingga jadi debu berhabuk
Ternyata semua ini tidak cukup
Buat tuan-tuan sekalian
Dan kami enggan mahu hidup
Kalau harus terus melutut berhingusan
Padamkan sengih jelingan sinis
Simpan saja cemeti bengis
Kami enggan terus mengemis.
#659 Tentang Rezeki Yang Dinanti
Saudaraku,
Ya, penantian itu suatu penyiksaan
Namun kau harus berteguh hati:
Keris jawa keris azimat
Alat saka pembela ummah
Rezki takkan salah alamat
Taqdir Allah takkan terkalah.
#657 Tentang Kerja Senang Yang Disusahkan
Pokok tinggi jangan digoyah
Takut tumbang tertimpa atap
Kerja senang dijadi susah
Kerja banyak tak siap-siap!
#642 Tentang Jiwa Yang Diulit Debar
Kesepian menongkah arus
Gusar jiwa diulit debar
Walau gentar, melangkah terus:
Lumrah hidup menuntut sabar.
#639 On A Different Way To Live
What if I told you
There is a different way to live:
No LinkedIn posts
No late night emails
No podcast hustles
No online surveils
Just wake up in the morning and
Smell the roses, watch the sky
Walk the beach, and feel the sand
Sift beneath your feet and sigh
In gratitude for this one life
Go on: you now hold the knife.
#630 Tentang Hukum Alam Bersilat
Kala tuan di tampuk kuasa
Julang nama dicanang-canang
Kala jatuh ditimpa tangga
Nama carik ditikam terjang
Ini hukum alam bersilat
Ada naik ada jatuhnya
Lumrah dunia berputar ligat
Usah muram mengenang duka.
#625 Tentang Keengganan
Kalau inilah yang dikatakan
Arus perdana jalur pemikiran
Bangsa yang megah mangaku tuan
Adab nilai lapuk tersadai
Menang sorak maruah tergadai
Maka aku lebih rela dipencilkan
Sepak terajang tak kuhiraukan
Hilai tawa tak kuendahkan
Lenanglah engkau dengan harta dan kuasa
Aku enggan berkubang sama.
#616 Tentang Jaguh Yang Takkan Termaghrib
Kau bertarung, melawan garang
Deru taufan kau sanggah tegas
Namun serang bertubi datang
Denting wahyu meragut deras
Usah sedan mengenang nasib
Engkau jaguh tiada termaghrib.
