These final few days with you
I count the slip of each grain of Time
through this hollow corridor of darkened glass
Murky, the Future veiled beneath
the drip, drip, drip of the Flood to come.
Like Noah, I brood in the dark
for the deluge that awaits.
Tentang Wajah Yang Terpaling
Wajah terpaling
kembali kepadaMu,
Maha Pengampun!
Tentang Kelemasan
Setiap hari bergelut tangkas Gigih tekun melawan diri Hampir menang hampir tertewas Lemas dalam perangkap hati.
Tentang Padang Balang
Singgah makan di Padang Balang Gerai Kak La pilihan tulen Tempat jatuh lagi dikenang Ini pula tempat bermain.
On the Autistic Child and Feeding the Chickens
He saw the chickens gobbling the seeds on the ground and screamed his head off!
On Ten Thousand Steps
Each day I try to
walk ten thousand steps - movement
staves off the darkness.
Tentang Keinsafan di Pinggir Lobi Hotel
Sambil menghirup kopi termahal
Di lobi hotel terpaling elit
Merenung susur hayat berbelit
Ternyata rezki tiada terbatal
Walau payah sering membakar
Namun kini setimpal semua
Sungguhpun usia tetap menduga
Tatap teguh mengakar sabar.
Tentang Pelarian
Aku mau lari
Lari dari diri sendiri
Dari tebing jiwa yang bergerigi
Yang memanggilrayu jiwa yang sepi -
Sendiri, sendiri memperingati
Bahwa malam ini mendesak
Walau jiwa terbenam sesak -
Aku harus tenang disini
Bertafakur menunggu pagi.
On Placeholders
On days when I can’t
Muster proper words, I send
A haiku in lieu.
Tentang Gedegang
Gedegang! itu
bunyi pintu yang radang -
gema Amarah!
