Persis rembulan
Senyummu meredupkan
Hari yang rawan.
#697 Tentang Galak Masa
Mekar suria di ufuk timur
Subuh tiba menyapa embun
Galak masa tiada berundur
Tiap saat harus bertekun
#696 Tentang Kibaran Panji-Panji
Ayuh kibarkanlah
Panji-panji Iman dan Ihsan
Merungkai kebingungan
Merawat kerisauan
Merimbun persefahaman
Merangkai setiakawan
Menolak kenihilan.
#695 Tentang Mengenang Keperluan Untuk Berjauhan
Dari KL ke bandar Berlin
Berlayaran di langit biru
Jiwa hamba terkurung miskin
Punah karam di laut rindu.
#694 Tentang Berbelah Rasa
Belah rasa berbilah-bilah
Girang ada gusar pun ada
Adat hidup begitu lumrah
Yakin Allah ada bersama.
#693 On Blue Bottle in Yokohama
Potion brewed in blue
Melts down my throat like nectar:
A benediction.

#692 Tentang Mochi dan Cinta
Secangkir kopi panas
Sekembar mochi manis
Sejoli dua belangkas
Persis cinta ternafis!

#691 Tentang Tasbih Keramat
Setiap peluh keringat
Menjadi tasbih keramat:
Subhanallah
Lidah tiada terkelat
Penuh shukur mengingat:
Alhamdulillah
Azam erat tersemat
Mengejar fastabiqul khairat:
Allahuakbar
Allahuakbar
Allahuakbar!
#690 Tentang Bilah-Bilah Keresahan
Meraut resah
Bilah demi sebilah
Hingga tertajam;
Ku ambil satu, lalu
Ku tusuk dalam, padu.
#689 On White Clouds
White clouds like blankets
You can barely see the hills
Wrapped up like mummies.

