Di ambang Ramadan ini
Bertekadlah untuk menjadi lebih baik
Untuk merintis jalan sepi
Lantas meniup seruling gemersik
Yang memanggil pada jiwa yang lebih utuh
Yang menyeru pada hati yang terluruh:
Kau mampu mengatasi diri sendiri
Merajai nafsu kehendak yang penuh iri hati.
#886 Tentang Ketuanan Yang Masih Melukut
Tempik lantang bermain api
Dabik dada mengaku Tuan
Namun masih melukut tepi
Tuntut ufti tanpa tersegan?
#885 On Every Book
Every book you read
is a magical portal
to a different Life.
#884 Tentang Kerinduan Pada Bulan
Mesra pungguk menyantun bulan
Seru rindu mengisi alam
Jiwa hamba tiada keruan
Rindu dinda memuncak dendam.
#883 On the Warm Embrace of a Sunday Morning
Blue sky at morning
Greets you with a warm embrace,
Saying "Hello, love".
#882 Tentang Warkah Emel Jeffrey Epstein
Resah hati menatap nama
Tiap huruf mengeja resah
Siapa sangka dosa yang lama
Muncul taba mengundang rebah?
#881 On Writing with Pencil on Paper
Black lead mars the page
Bold lines sketched across paper
Fingers lead a dance.
#880 On Clouds at Night
Clouds curtain the sky
Draping the night with white gauze
The stars hide their light.
#879 Tentang Dakapan Terakhir
Selimutkan aku dalam kedinginan ini
Jiwa lesu ini mendambakan hangat kasih
Sedang engkau masih bermain teka uji
Aku tersudut terpelanting tersisih
Mungkin aku harus membunuh harapan
Bahawa engkau masih akur dalam dakapan.
#878 Tentang Raung Rindu yang Terdiam
Bundar mata menatap dinda
Hati dupdap menahan dendam
Hadir dinda mengubat jiwa
Raung rindu tamat terdiam.
