Putih Bersih bertompok warna
Atas sofa melayan diri
Dulu musuh, kini Ayahanda:
Jatuh hati pada sang Kati.
(suatu ucapan mohon maaf buat seekor Kucing Asing Tanpa Izin)


"How we spend our days is, of course, how we spend our lives." – Annie Dillard
Putih Bersih bertompok warna
Atas sofa melayan diri
Dulu musuh, kini Ayahanda:
Jatuh hati pada sang Kati.
(suatu ucapan mohon maaf buat seekor Kucing Asing Tanpa Izin)

Pertikaian dirungkaikannya
Berselisih diperjelaskan
Sedang lidah tergigit jua
Dua hati terjalin aman.
❤️
Dari tampuk hijau berbunga
Pada bentuk gelap melegam
Datang imbas kenang sejuta
Memori yang enggan terpadam.

Dalam sayup gerimis hujan
Debar hati menunggu siang
Dendam rindu tidak tertahan
Rindu pada adinda sayang.
Damai hati di taman hijau
Cerah biru langit angkasa
Tiada sedih tiadalah risau
Serah pada Tuhan yang Esa.

Dalam ragu dirundung entah
Dalam sunyi dirundung gentar
Dalam gelap mencari arah
Dalam duka mencari sinar
Apa ada cinta dicari?
Apa ada cahya menanti?
Malam bulan rindu bersari
Bagai pungguk hamba mendamba
Separuhnya nyawa kuberi
Demi cinta kasih selama.
Pada wajah tenangnya pagi
Tercoretlah awanan larat
Segar mesra menyapa kami
Naung agung seluruh tempat.

Basah keringat menderu laju
Bergenang pada likuan wajah
Lelahan jiwa membungkam aku
Kaku dan kelu tertunduk pasrah.
Cahya suria mengintai riang
Kicau unggas menyapa mesra
Berat hati menjadi senang
Kelat hati terpujuk jua.
