Tempik lantang bermain api
Dabik dada mengaku Tuan
Namun masih melukut tepi
Tuntut ufti tanpa tersegan?
#884 Tentang Kerinduan Pada Bulan
Mesra pungguk menyantun bulan
Seru rindu mengisi alam
Jiwa hamba tiada keruan
Rindu dinda memuncak dendam.
#882 Tentang Warkah Emel Jeffrey Epstein
Resah hati menatap nama
Tiap huruf mengeja resah
Siapa sangka dosa yang lama
Muncul taba mengundang rebah?
#878 Tentang Raung Rindu yang Terdiam
Bundar mata menatap dinda
Hati dupdap menahan dendam
Hadir dinda mengubat jiwa
Raung rindu tamat terdiam.
#875 Tentang Hati Bertangis
Dalam gelap kamar keranda
Sunyi sorang berendam tangis
Apa erti dunia gelita
Apa makna hati terhiris?
#869 Tentang Pengakhiran Sebuah Harapan
Menggunungnya harapan bangsa
Tinggal hampa tiada tertunai
Pi mai pi mai tang tu akhirnya
Yakin kami hancur berderai
#868 Tentang Silih Ganti Roda Kehidupan
Dalam gelak bersulam tangis
Dalam sendu sinar tersimpan
Dalam babak hidup yang tragis
Tetap ada cahya harapan.
#856 Tentang Usia Yang Menjangkau Empat Puluh Tujuh
Empat puluh tujuh!
Derap masa terlalu pantas
Gravitinya terlalu ampuh
Jiwa penat lelah terkandas
Kejam sungguh putaran waktu
Bengis tiada mengira siapa
Hati jadi bungkam terbeku
Terpukaunya menatap dunia
Hamba pasrah mengira usia
Serah pada Tuhan Yang Esa.
#855 Tentang Helaan Nafas Tenang
Lolos dari lelah dan mengah
Hela nafas beransur tenang
Bebas dari cengkaman resah
Aman dalam lembayung sayang.

#854 Tentang Kelu Lidah dalam Genggaman Malam
Dalam kelam genggaman malam
Kelu lidah tiada berayat
Tiada mampu mengucap salam

Sayap patah tiada bertongkat.
