Young, lithe limbs waving
In unison amidst cheers;
Glastonbury awaits.


"How we spend our days is, of course, how we spend our lives." – Annie Dillard
Perhatikan mata mereka
Melirik meluru pada setiap kegebuan
Memburu darah muda
Menuntut desah mesra kenakalan
Perlahankan derap nafsumu
Masamu entah tinggal berapa lama
Insafkan sisa hayatmu
Bakinya hanya berapa tahun cuma
Tinggalkan medan buru itu
Padang terbentang sabar menunggu.
Menggunungnya harapan bangsa
Tinggal hampa tiada tertunai
Pi mai pi mai tang tu akhirnya
Yakin kami hancur berderai
Dalam gelak bersulam tangis
Dalam sendu sinar tersimpan
Dalam babak hidup yang tragis
Tetap ada cahya harapan.
Drops of rain clinging
Outside glass walls, counting down
Their final seconds.
Tuhan, sedang kami menyaksikan
Setiap langgam dusta dan keji lahanat
Dalam mengejar laba dan keasyikan
Ada waktunya kami merasa tersengat:
"Apakah yang ingin Engkau ajarkan
Pada kami insan yang penuh kekurangan?"
Tuhan, betapa cergas tangan-tangan
Mereka menghumban amanah yang diberi
Harta keringat kami diperbuat mainan
Dan lidah-lidah kami terkatup kunci
Tak berdaya menegah perlakuan zalim
Dari penguasa-penguasa yang berlagak alim
"Apakah mereka tentunya akan tetap berpesta
Sedang kami harus menutup mata bertuli telinga?"
Ah sayang, betapa hidup kita ini bersiuran!
Dari sehari demi sehari, kita menapak bersama
Mengukir bersama bentuk-bentuk kenangan
Yang sarat dengan ingatan kasih dan mesra
Setiap liuk lentuk dan gegar degar kehidupan
Sama-sama kita lalui, dengan penuh sabar
Meski ada ketika hati terguris kepiluan
Sama-sama kita mushawarah mencari jalan keluar
Oh sayang, betapa Tuhan telah memilih
Agar kita berkongsi hidup fana ini bersama
Moga dengan keinsafan dapat kita meraih
Sekelumit keberkatan untuk bekal berdua
Hidup kekal yang menanti di sana, pasti
Moga kita berdua diberkati cinta abadi.
Are you ready to
Stop playing their game, and start
Your own Game of Life?
Persistence is the unsaid code
With which to break the doors of Fate
When History 'noints you with the load
Charge down, you shall, down Hell's black gate
Unswerving must you be, to win
Fortuna's grace amidst the din.
Apologia itu telah lama basi
Lalu hanyut dengan hujan semalam
Dan engkau tak perlu bertopeng lagi
Harapan kami telah lama terpadam
Yang dahulunya menggunung tinggi
Kini terkabur berbalam-balam
Dan engkau pula terasing sepi
Tinggallah kami menaruh dendam
Begini jadi pengakhirannya
Janji semalam rupanya tuba.