Ah, Istanbul, kita ketemu lagi!
Sepertinya jodoh kita tak pernah lari
Masih lagi aku terperuk dalam perutmu
Sang ibukota garudaraya yang ligat
Mengikat sang musafir yang kepenatan
Dalam kelikatan duniawi yang penuh gemerlap
Aku menghitung setiap saat yang pekat
Mencari ruang keluar dari kewujudan yang tenat.
#682 On The Thrum of Jet Engines
The thrum of engines carry us through air
We hear its murmur, turgid, without rhyme
Some sleep, some sit with melancholic stare
As if encaged in molten, viscous Time
Enveloped in the gadgetry of flight
We fly through clouds in darkest creep of Night.
On The Shinkansen
Night falls around us,
Sliced apart by nerveless speed:
We ride the bullet.
Tentang Kepulangan ke Andaman
Desir pantai mengubat rawan
Bayu laut memuput kasih
Pulang tuan kami alukan
Bagai gagang alukan sirih
Langit biru luas terbentang
Redup alam dilindung awan
Lama sudah tuan berdagang
Pulang tuan kami rayakan.
