#683 Tentang Janji Manis Sang Ular

Maka makanlah oleh kamu
Buahan dari benih dusta yang telah kau tanam
Yang kau peram bersama perjanjian kelam
Penuh dengan tipu muslihat: tepu!

Dan dengan lantang garang
Kau laungkan slogan dan lagu dendam
Dalam seloka yang beracah gurindam
Seelok janji-janji manis ular yang menggoda: jalang!

Dan apabila pohon negara ini telah berkusta
Merekah dan menggerutu menggelupas
Seolah hanya menunggu masa terbabas:
Kami hanya mampu mengumat kata laknat
Di bawah nafas yang meratib cela.

#641 Tentang Sang Tolol Yang Tersasar

Mungkin hanya aku tersasar
Masih tolol tentang manusia
Menyangkakan bahwa yang benar
Pasti akan menang akhirnya

Bila akhlak porak peranda
Sang penyamun diangkat julang
Bila kuasa merajalela
Sang pembesar membisu malang

Mungkin hanya aku terbingung
Melihatkan bangsaku ini
Harta kuasa dipuji sanjung
Akhlak budi terpinggir sepi

Apa sial bangsaku ini
Dipertunggang bangsa kayangan
Apa nasib Melayu ini
Hanya mampu menonton zaman?

#631 Tentang T15

Kalau tuan mengurus bangsa
Jangan lupa bermusyawarah
Gali cari jalan saksama
Agar warga tidak tersusah

Deras mulut mengucap arah
Kurang semak kurang pedoman
Rakyat bingung bercampur marah
Pening porak tidak keruan

Lajak sampan boleh diundur
Lajak kata buruk padahnya
Jangan leka menuntut akur
Hingga warga jadi termangsa

Cari jalan terpaling cermat
Agar lancar tatakelola
Amal adab beserta hormat
Pasti tadbir meraih mulia.

#625 Tentang Keengganan

Kalau inilah yang dikatakan
Arus perdana jalur pemikiran
Bangsa yang megah mangaku tuan
Adab nilai lapuk tersadai
Menang sorak maruah tergadai

Maka aku lebih rela dipencilkan
Sepak terajang tak kuhiraukan
Hilai tawa tak kuendahkan

Lenanglah engkau dengan harta dan kuasa
Aku enggan berkubang sama.