#719 Tentang Hari Keesokan

Jenuh memikirkan
Apakah alasan
Kau makin berjauhan
Dingin… terlalu dingin.

Pada malam itu
Jemari mulusmu kugenggam erat
Berat jiwa melawan kebekuan
Hatimu yang enggan
Pedih… terlalu pedih.

Dan keesokannya
Kau kirimkan kata perpisahan
Aku terlemas dalam tangisan
Mati. Hatiku mati.

#702 Tentang Jalan Yang Kita Pilih

Dalam kekebilan malam
Hati dirasuk rasa suram
Mengenangkan simpang jalan yang bakal kita tempuhi
Perpisahan, walaupun seketika: bagiku terlalu ngeri
Untuk difikirkan...

Lalu semuanya ku pendam

Ah, sayang!
Melangitnya cintaku pada adinda
Membuatkan aku pasrah pada pancaroba
Impianmu melontar jauh ke Alemania
Aku pula mengejar cita membina Negara

Kita saling mencintai: hebat dan terpaling
Namun harus juga menobatkan mimpi masing-masing

Maka kita memilih jalan ini
Biar terlalu asing bagi mata yang iri:
Persetankan mereka!

Kita menutur jalan yang kurang lurus
Demi cinta kita yang ikhlas dan tulus.