The warm light streams through
The wide bright windows, dappled;
My poor heart aches - breaks.
#767 Tentang Fantasi Seorang Suami
Menurut aku, kau masih sini
Masih dibelai dimanja sang suami
Masih disisi berceritaceriti
Menurut aku, kau dan aku bukannya terpisah
Jarak jasad bukanlah ukuran realiti
Hanya fatamorgana dunia yang terkukubesi
Menurut aku, kita masih tetap bersama
Masih tetap berkongsi gurau leka
Masih tiada terasing terduka.
#766 Tentang Menikam Masa Dengan Tangisan
Moga esok semua ini hanya mimpi
Dan kau masih dalam rangkulanku, dinda:
Mesra, hangat, kasih
Sedang masa takkan ligat berputar
Melainkan hanya tunduk diam
Menyaksikan kita berdua, dinda:
Aman, tenang, diam
Masa, aku tikam kau bertubi-tubi
Dengan segala deru tangis ini
Meski kau takkan ambil peduli.
#764 Tentang Kejauhan (Dihirisgilis)
Hati bagai dihirisgilis
Kenang nasib dinda disana
Tiap hari bergenang tangis
Bila dinda jauh dimata.
#763 On This Parting (Overthrown)
They say parting is such sweet sorrow
But there is not so much of sadness
But rather a sense of hollowness:
What was me has been overthrown
Deposed into an exiled bitterness.
#757 Tentang Pengakhiran Yang Terlalu Menyesakkan
Dengan setiap hela nafas
Aku menghitung saat-saat yang gegas berlari
Meninggalkan kita
Oh sayang,
Masa ini meluru terlalu pantas
Mengah hati menafikan pengakhiran
Yang menunggu kita
(Tenanglah wahai hati lara,
Cinta ini terlalu kudus buat kita berdua.)
#755 On These Final Hours
The last hours trickle
Down to these final seconds
The final leaf falls.
#754 Tentang Tangisan Anak Kecil
Di sebalik setiap insan
Ada seorang anak kecil
Yang masih menahan tangis
Sedang jiwanya tandus dahaga
Mendambakan kasih seorang ibu
Merindukan kasih seorang ayah
Yang tidak pernah, dan tidak mungkin tiba.
#753 Tentang Gemuruh Ombak
Dalam gemuruh ombak itu
Ada desiran tawa gembira
Ada laungan jiwa yang meronta
Ada ngauman hati yang mendamba
Memanggil engkau yang terlalu jauh di mata
Pulanglah
Pulanglah ke pangkuan hamba
Yang merindu merayu memuja.
#750 Tentang Ujian Takdir
Debar jiwa diasak getir
Risau runsing tiada terubat
Sedang dinda diuji takdir
Hati hamba kusut terhambat.
