Wide-eyed, tuxedoed,
A ball of anxious alarm:
My baby Puffin ❤️


"How we spend our days is, of course, how we spend our lives." – Annie Dillard
Wide-eyed, tuxedoed,
A ball of anxious alarm:
My baby Puffin ❤️

Hangat hangat di hujung jari
Cukup kenyal cukup garingnya
Sedap lazat tiada terperi
Roti canai Raju’s namanya!

Dalam kekebilan malam
Hati dirasuk rasa suram
Mengenangkan simpang jalan yang bakal kita tempuhi
Perpisahan, walaupun seketika: bagiku terlalu ngeri
Untuk difikirkan...
Lalu semuanya ku pendam
Ah, sayang!
Melangitnya cintaku pada adinda
Membuatkan aku pasrah pada pancaroba
Impianmu melontar jauh ke Alemania
Aku pula mengejar cita membina Negara
Kita saling mencintai: hebat dan terpaling
Namun harus juga menobatkan mimpi masing-masing
Maka kita memilih jalan ini
Biar terlalu asing bagi mata yang iri:
Persetankan mereka!
Kita menutur jalan yang kurang lurus
Demi cinta kita yang ikhlas dan tulus.
In youth I dreamed heroic dreams
To carve my name in history's heights
But Time tore at the tattered seams
Of dreams that faded at first light
And yet my hope still ventures forth:
His Grace: my true abiding North.
Beginilah giliran roda
Hari demi hari berputar
Ada suka ada derita
Semuanya tegas mencabar.
Segunung gumpalan rezeki
Berbalut daun gaya Illuminati
Diiring secangkir kopi
Ah, nikmat yang paling tinggi!

Persis rembulan
Senyummu meredupkan
Hari yang rawan.
Mekar suria di ufuk timur
Subuh tiba menyapa embun
Galak masa tiada berundur
Tiap saat harus bertekun
Ayuh kibarkanlah
Panji-panji Iman dan Ihsan
Merungkai kebingungan
Merawat kerisauan
Merimbun persefahaman
Merangkai setiakawan
Menolak kenihilan.
Dari KL ke bandar Berlin
Berlayaran di langit biru
Jiwa hamba terkurung miskin
Punah karam di laut rindu.