#726 On Our Repentance

Now nothing is as what it was
The tide of Time is merciless
Your words have lost their honeyed gloss
Your fortunes now in slow egress
The gold you sold was rusted dross
And we repent in our duress.

#721 Tentang Keanehan Manusia Yang Bermuka-muka

Aneh, bukan?
Betapa manusia itu berperan
Menipu dan bermuka-mukaan
Penuh perdaya dan pendustaan

Kenapa ya?
Sedangkan telah datang
Sinar hidayah paling terang
Pesanan dari Yang Maha Penyayang
Peringatan bagi jiwa yang terhilang

Maka ingatlah
Harus insaf dan berserah
Sebelum sangkakala meniup marah.

#719 Tentang Hari Keesokan

Jenuh memikirkan
Apakah alasan
Kau makin berjauhan
Dingin… terlalu dingin.

Pada malam itu
Jemari mulusmu kugenggam erat
Berat jiwa melawan kebekuan
Hatimu yang enggan
Pedih… terlalu pedih.

Dan keesokannya
Kau kirimkan kata perpisahan
Aku terlemas dalam tangisan
Mati. Hatiku mati.